Rabu, 18 Desember 2013

Mikrotik



Mikrotik adalah sistem operasi komputer dan perangkat lunak komputer yang digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router, mikrotik dibedakan menjadi dua yaitu operation sistem Mikrotik bisa dikenakan Mikrotik Os dan Mikrotik Board, untuk Mikrotik Board tidak memerlukan komputer dalam menjalankannya cukup menggunakan Board yang sudah include dengan Mikrotik Os.  Mikroitk Os mencakup fitur yang dibuat khsus untuk ip network dan jaringan wireless.
Sistem operasi mikrotik, adalah sistem operasi Linux base yang digunakan sebagai network router. dibuat untuk memberikan kemudahan dan kebebasan  bagi penggunanya. Pengaturan Administrasinya dapat dilakukan menggunakan Windows Application (WinBox). Komputer  yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan spesifikasi yang tinggi, misalnya hanya sebagai gateway. Kecuali mikrotik diguankan untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) sebaiknya menggunakan spesifikasi yang cukup memadai .

download makalah mikrotik selengkapnya disini 
download ppt disini

Cloud Computing


Cloud computing adalah sebuah mekanisme dimana kemampuan teknologi informasi disediakan bukan sebagai produk, melainkan sebagai layanan berbasis internet yang memungkinkan kita “meenyewa” sumber daya teknologi informasi (software, processing power, storage, dan lainnya) melalui internet dan memanfaatkan sesuai kebutuhan kita dan membayar yang digunakan oleh kita saja.

download makalah cloud computing disini  
download ppt disini 

JQUERY


jQuery adalah javascript library, jQuery mempunyai semboyan “write less, do more”. jQuery dirancang untuk memperingkas kode-kode javascript. JQuery adalah javascript library yang cepat dan ringan untuk menangani dokumen HTML, menangani event, membuat animasi dan interakasi ajax. JQuery dirancang untuk mengubah cara anda menulis javascript. Sebelum anda memulai mempelajari jQuery, anda harus mempunyai pengetahuan dasar mengenai.
download makalah disini 
download ppt disini 

Kamis, 31 Oktober 2013


HTML5
Makalah ini diajukan guna melengkapi mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi
dosen pengampu Bapak Septia Lutfi

Oleh :
Ninik Sulistyorini
1102412113

TEKNOLOGI PENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013
                                          KATA PENGANTAR               

              Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karuniaNya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul HTML5 tepat pada waktunya.
              Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu dibutuhkan saran dan kritik yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah yang saya buat.
              Akhir kata, saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam pembuatan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT selalu meridhoi segala usaha kita. Amin.



Semarang,  Oktober  2013
                                                                                                                    

                                                                                                                        Penyusun

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana cara membuat dropdown menu menggunakan CSS3 dan HTML5. Dropdown menu yang mengunakan CSS3 dan HTML5 ini berguna sekali dan sangat elegant, pada postingan kali ini saya akan memperkenalkan sintaks baru yang di gunakan yaitu "nav". Saya mengusun tentang pengertian HTML5 atau semantic web. Mungkin masih banyak developer website (terutama desainer web) yang masih belum familiar dan juga belum mengerti bagaimana cara menggunakan HTML5 pada suatu website. Oke, langsung saja kita menuju ke inti pembahasan.
Sintaks tersebut bisa berdiri sendiri dalam CSS3 juga bisa di masukan dalam kelompok lain seperti header,ekstra dan lainnya. Sudah banyak memang yang memberikan tutorial tentang cara membuat dropdown menu navigasi akan tetapi yang ini berbeda karena ini menggunakan CSS3 dan html5 di sini saya akan memulainya dari atas yaitu navigasi untuk simple 35 juga bisa di gunakan oleh sobat dengan memakai template minimal tapi sebelumnya templatenya di save terlebih dahulu..oke mari kita mulai.
Web merupakan media untuk menanpilkan halaman. Web terbagi menjadi dua yaitu web statis dan web dinamis. Web statis adalah media untuk menampilkan halaman statis atau tetap, tetapi yang mengatur nya adalah web browser. Contoh teknologi yang berkaitan dengan web statis adalah Client Side seperti HTML, Java script.
Dibuat nya makalah ini adalah untuk mempermudah dalam pembelajaran, maksudnya walaupun kita tidak begitu mrngerti terhadap pembahasan tetapi kita sudah mengenal dan mngetahui nya. Hal ini telah memudahkan bagi pelajar yang mempelajari tentang bab ini karena sudah dikelompokkan sesuai dengan bahasannya. Tetapi disamping itu kita haru rajin berlatih terus mencoba membuat web, baik yang statis ataupun dinamis. Berdasarkan kenyataan diatas penyusun tertarik untuk membuat makalah yang berjudul HTML5 dan Java Script.










B.     Rumusan Masalah

1.      Apa saja yang mendasari HTML5?
2.      Apa Itu CSS?
3.      Apa saja yang mendasari HTML5?
4.       Apa pengertian HTML5 ?
5.      Apa tujuannya dibuatnya HTML5 ?
6.      Apa saja Fitur baru dalam HTML5 ?
7.      Beberapa kelebihan dari HTML5 ?
8.      Bagaimana fungsi HTML5 ?
9.      Bagaimana kegunaan HTML5 ?
10.  Bagaimana dengan bahasa-bahasa pemograman HTML5 ?
11.  Apa saja implementasi dari HTML5 ?








C.    Tujuan
a.       Untuk mengetahui pengertian HTML5
b.      Untuk mengetahui sejarah-sejarah/asal mula HTML5
c.       Untuk mengetahui kelebihan HTML5
d.      Untuk mengetahui kekurangan HTML5
e.       Agar mengetahui contoh-contoh HTML5













1.      Dasar-Dasar HTML5
Mendesain HTML5 berarti melakukan suatu tindakan pemrograman. Namun HTML5 bukanlah sebuah bahasa pemrograman. Namun HTML5 hanyalah berisi perintah-perintah yang telah terstruktur berupa tag-tag penyusun. Menuliskan tag-tag HTML5 tidaklah sebatas hanya memasukkan perintah-perintah tertentu agar HTML5 kita dapat di akses oleh browser. Mendesain HTML5 adalah adalah sebuah seni tersendiri. Homepage yang merupakan implementasi dari HTML5 adalah refleksi dari orang yang membuatnya. Untuk itu kita perlu mendesainnya dengan baik agar para pengunjung homepage yang kita buat merasa senang dan bermanfaat.
Mendesain HTML5 dapat dilakukan dengan dua cara :
1.      Menggunakan HTML5 Editor, seperti Microsoft FrontPageAdobe Dreamweaver, dan lain-lain. Dapatkan editor HTML5 lainnya disini.
2.      Dengan cara menuliskan sendiri secara manual satu persatu tag-tag HTML5 ke dalam dokumen HTML5.

Ada kelebihan dan kekurangan dari dua cara di atas. Cara pertama kelebihannya adalah HTML5 Editor merupakan sebuah program yang khusus didesain untuk membuat, melakukan editing bahkan mem-publish ke internet. Dengan kemampuannya menggabungkan kemudahan dan kecanggihan teknologi internet ke dalam dokumen HTML5 maka cara ini sangat disukai oleh para pemula dan desainer yang tidak ingin belajar lebih mendalam mengenai HTML5. Sedangkan cara kedua adalah menuliskan secara manual satu persatu tag-tag HTML5. Hal ini sangat disarakan sulit dikarenakan akan memakan tenaga dan waktu ekstra untuk melakukannya, ditambah lagi Anda harus melakukan cara-cara konvensional untuk melihat hasilnya pada web browser. Namun pada cara kedua adalah dasar dari segala bentuk HTML5 yang akan Anda pelajari, karena dengan cara itulah Anda akan lebih paham mengenai cara kerja dan berbagai perintah yang biasa dipakai pada bahasa HTML5.

2.                  Pengenalan CSS
CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheets. Kalau baca di kamus, cascading itu artinya air terjun. Tapi dalam hal ini, yang di maksud adalah, aliran dari suatu kode ke kode lain yang saling berhubungan.
Jadi kalau di tulis lengkap dalam bahasa Indonesia kira-kira arti CSS adalah: kumpulan kode-kode yang berurutan dan saling berhubungan untuk mengatur format / tampilan suatu halaman HTML5.

Keuntungan Penggunaan CSS
Jika anda memiliki beberapa halaman website dimana anda menggunakan fontarial untuk tulisannya, lalu suatu hari anda bosan dengan arial dan ingin mengganti ketrebuchet, anda harus merubah satu per satu halaman website anda dan merubah tipe font dari arial menjadi trebuchet.
Dengan menggunakan css, dimana semua halaman web memakai css yang sama, anda cukup merubah satu baris kode css untuk merubah font di semua halaman web dari arial ke trebuchet.

Kekurangan Penggunaan CSS
Tidak semua browser mengartikan kode CSS dengan cara yang sama. Jadi kadang-kadang, tampilan web dengan CSS terlihat baik di browser yang satu, tapi berantakan di browser yang lain. Jadi anda harus memeriksa tampilan supaya terlihat baik di semua browser dan menambahkan kode-kode khusus browser tertentu jika memang dibutuhkan agar tampilan web anda terlihat baik di semua browser.

v  Syntax
Syntax / kalimat CSS terdiri dari beberapa set peraturan yang memiliki: 1 selector, 1 property, 1 value.
Format penulisan kalimat CSS:
selector { property: value }
Selector itu untuk menunjukkan bagian mana yang hendak diatur / diformat.
Property untuk menunjukkan, bagian (properti) dari selector yang hendak diatur.
Value adalah nilai dari pengaturannya.
Contoh Syntax:
h1 { color: red }
Contoh di atas menunjukkan
Selector: h1
Property: color
Value: red
Kalau diterjemahkan ke kalimat bahasa Indonesia kira-kira begini: Mengatur color dari h1 ke warna merah (red).
Ø  Pengelompokan Selectors
Anda dapat menulis satu kode CSS untuk berbagai macam selector dengan cara menggunakan koma. Misalkan anda mau mengatur agar tag h1, h2 dan h3 semua menggunakan warna merah, maka kode CSS nya menjadi:
h1,h2,h3 { color: red }
Perhatikan penulisan h1,h2,h3 yang dipisahkan oleh koma.

Ø  Penggunaan Banyak Properties
Untuk mengatur lebih dari satu properties gunakan pemisah titik koma ( ; ).
Contoh:
h1,h2,h3 {color:red; font-family:arial; font-size:150%;}
Pada contoh di atas, tag h1, h2 dan h3 di atur agar menggunakan warna merah, dengan type font arial, dan ukuran font 150%.

Ø  Cara Penulisan Yang Baik
Sangat disarankan untuk menulis kode CSS menggunakan beberapa baris dimana pengaturan property dan values nya di indent. Ya cuma biar rapih dan lebih mudah di baca aja sih, ga harus kok.
h1,h2,h3 {
color:red;
font-family:arial;
font-size:150%;
}
Sekarang anda sudah mengerti aturan dasar penulisan kalimat CSS. Pelajaran berikutnya akan mengajarkan anda mengaplikasikan kode CSS ke halaman website.
Ø  CSS Comment
Kadang kala, ada baiknya anda menuliskan komentar ke dalam kode CSS anda untuk memberi catatan pengingat.
Anda bisa menggunakan syntax pembuka /* dan penutup */ untuk menuliskan komentar. Segala teks yang berada di antara tag /* dan */ tidak akan dibaca sebagai kode, tapi hanya sebagai catatan untuk diri anda.
/* Tulis komentar anda di sini */
p
{
text-align: justify;
/* Tulis komentar anda di sini */
color: blue;
font-family: arial;
}
v  Implementasi css

Ada 4 cara memasang kode CSS ke dalam kode HTML5 / halaman web, yaitu:
         Inline CSS
         Embed atau memasang kode css ke dalam bagian <head>
         Nge link ke external CSS
         Import CSS file
ü  Inline CSS
Kode CSS dituliskan langsung ke dalam tag HTML5 yang ingin di format. Penulisan cara ini tidak memerlukan penulisan selector dalam kode CSS.
Cara ini sebaiknya hanya digunakan jika anda mau memformat suatu elemen satu kali saja.
Contoh:
<P style=”color:blue”>
Isi paragraf.
</p>
Pada contoh di atas, elemen paragraf <P> di format agar tulisannya menggunakan warnabiru. Elemen paragraf lain, tidak akan menggunakan warna biru, karena format ini hanya berlaku pada elemen paragraf yang ditentukan kode CSS nya.
Penulisan CSS dengan cara ini di mulai dengan kata style: lalu di ikuti dengan syntaxproperty: value.

ü  Embedded CSS
Anda bisa juga menempelkan kode CSS di antara tag <head> dan </head>. Penulisan CSS dengan cara ini diawali dengan tag <style> dan diakhiri dengan tag </style>.
Contoh:
<head>
<style type="text/css" media=screen>
p {color:blue;}
</style>
</head>
Dalam contoh di atas semua elemen <P> dalam halaman web tersebut akan diformat  menggunakan font berwarna biru.

ü  External CSS
Kode CSS external di tulis dalam satu file terpisah yang disimpan dengan akhiran .css. Anda lalu perlu memanggil file CSS tersebut ke dalam semua halaman web yang anda buat. Dengan cara ini, anda hanya perlu memiliki satu set kode CSS yang digunakan untuk semua halaman web anda. Jadi ada dua langkah dalam pengimplementasian CSS dengan cara ini.
Contoh:
1.      Anda membuat satu file dengan notepad atau teks editor lain, dan berinama, misalkan: style.css, lalu tuliskan kode-kode css di dalam file tersebut.
2.       p {font-family: arial; font-size: small;}
3.       h1 {color: red; }
4.      Langkah kedua adalah memanggil file style.css dari semua halaman web. Caranya dengan memasukkan kode di bawah ini, di antara tag <head> dan </head>
<head>
<link rel=”stylesheet” href=”style.css” type=”text/css”>
</head>

ü  Import CSS
Anda bisa juga meng-import CSS ke dalam suatu halaman website menggunakan tag import.
Contoh:
@import "style.css"; atau @import url("style.css");

v  Penggunaan Lebih dari Satu Kode CSS
Apabila ada lebih dari satu kode CSS untuk satu elemen, maka yang akan digunakan adalah kode yang lebih spesifik.
Misalkan dalam satu halaman web, menggunakan eksternal style sheet untuk memformat elemenH1 sbb:
h1 {
color: red;
text-align: left;
font-size: 8pt
}
Sementara di halaman web yang sama, di antara tag <head> ada kode CSS sbb:
h1 {
text-align: right;
font-size: 20pt
}
Perhatikan bagaimana pemformatan saling bertabrakan, dari eksternal style sheet, text-align=left sementara dari internal style sheet, text-align=right.
Dalam kasus seperti ini, maka yang akan aktif adalah kode yang lebih spesifik, dalam hal ini, internal style sheet lebih spesifik dibandingkan eksternal style sheet.
Jadi, dalam contoh di atas, kode yang akan diimplementasikan adalah sbb:
color: red;
text-align: right;
font-size: 20pt

·         Class dan Id selector
CLASS SELECTOR
Class selector adalah penggabungan beberapa properties yang digunakan lebih dari satu kali.
Cara penulisan Class Selector:
.nama-class {property:value;}
Untuk menempelkan class ke dalam tag HTML5:
taghtml.nama-class {Property:value;}
Perhatikan tanda titik di setiap awal nama Class. Jika anda ingin menggunakan class selector di luar kode HTML5 anda menggunakan tag <div class=nama-class> dan di akhiri dengan tag </div>.
Contoh:
Penulisan kode CSS:
.tengah {text-align:center;}
p.tengah {color:red;}
h1.kiri {color:blue;}
h1.tengah {color:black;}
Pemakaian kode CSS
<div class=tengah>
<p>Teks tengah akan berwarna merah.</p>
<h1 > Tag H1 tengah akan berwarna hitam</h1>
</div>
<h1 class=kiri>Tag H1 kiri akan berwarna biru</h1>


Hasil:
Teks tengah akan berwarna merah.
Tag H1 tengah akan berwarna hitam
Tag H1 kiri akan berwarna biru

v  ID SELECTOR

ID Selector mirip dengan Class selector. Untuk membedakannya, gunakanlah ID selector untuk memformat bagian yang hanya muncul satu kali dalam satu halaman web, misalnya untuk memformat bagian menu / sidebar.
Cara penulisan ID Selector:
#nama-ID {property:value;}
Untuk menempelkan ID selector ke dalam tag HTML5:
taghtml#nama-ID {Property:value;}
Perhatikan tanda # di setiap awal nama ID. Jika anda ingin menggunakan class selector di luar kode HTML5 anda menggunakan tag <div id=nama-ID> dan di akhiri dengan tag </div>.

3.                  Dasar-Dasar HTML5
Mendesain HTML5 berarti melakukan suatu tindakan pemrograman. Namun HTML5 bukanlah sebuah bahasa pemrograman. Namun HTML5 hanyalah berisi perintah-perintah yang telah terstruktur berupa tag-tag penyusun. Menuliskan tag-tag HTML5 tidaklah sebatas hanya memasukkan perintah-perintah tertentu agar HTML5 kita dapat di akses oleh browser. Mendesain HTML5 adalah adalah sebuah seni tersendiri. Homepage yang merupakan implementasi dari HTML5 adalah refleksi dari orang yang membuatnya. Untuk itu kita perlu mendesainnya dengan baik agar para pengunjung homepage yang kita buat merasa senang dan bermanfaat.
Mendesain HTML5 dapat dilakukan dengan dua cara:
v  Menggunakan HTML5 Editor, seperti Microsoft FrontPageAdobe Dreamweaver, dan lain-lain. Dapatkan editor HTML5 lainnya disini.
v  Dengan cara menuliskan sendiri secara manual satu persatu tag-tag HTML5 ke dalam dokumen HTML5.

Ada kelebihan dan kekurangan dari dua cara di atas. Cara pertama kelebihannya adalah HTML5 Editor merupakan sebuah program yang khusus didesain untuk membuat, melakukan editing bahkan mem-publish ke internet. Dengan kemampuannya menggabungkan kemudahan dan kecanggihan teknologi internet ke dalam dokumen HTML5 maka cara ini sangat disukai oleh para pemula dan desainer yang tidak ingin belajar lebih mendalam mengenai HTML5. Sedangkan cara kedua adalah menuliskan secara manual satu persatu tag-tag HTML5. Hal ini sangat disarakan sulit dikarenakan akan memakan tenaga dan waktu ekstra untuk melakukannya, ditambah lagi Anda harus melakukan cara-cara konvensional untuk melihat hasilnya pada web browser. Namun pada cara kedua adalah dasar dari segala bentuk HTML yang akan Anda pelajari, karena dengan cara itulah Anda akan lebih paham mengenai cara kerja dan berbagai perintah yang biasa dipakai pada bahasa HTML5.



4.    Pengertian HTML5
HTML5 adalah Generasi selanjutnya dari HTML sebelumnya. HTML5 diciptakan dalam pengembangan bahasa HTML5 untuk memperbaiki konten dan memperbarui teknologi multimedia yang sudah ada pada HTML 4 dan versi sebelumnya agar mudah dijalankan olehbrowser dan mudah dimengerti. HTML5 merupakan kerjasama antara World Wide Web Consortium (W3C) dan Web Hypertext Application Teknologi Working Group (WHATWG).WHATWG bekerja dengan bentuk web dan aplikasi, dan W3C bekerja dengan XHTML 2.0. Pada tahun 2006, mereka memutuskan untuk bekerja sama dan membuat versi baru dariHTML yaitu HTML5.

Struktur HTML5 adalah sebagai berkut :

<!DOCTYPE html><html><head><title>Judul</title></head><body> Isi dan Konten </body></html>
Penambahan Tag baru pada HTML5 (Semantic/Structural Elements baru pada HTML5)

<article> Mendefinisikan sebuah artikel
<aside> Mendefinisikan isi selain dari konten halaman
<bdi> Isolat bagian dari teks yang dapat diformat dalam arah yang berbeda dari teks lain di luar itu
<command> Mendefinisikan sebuah tombol perintah bahwa seorang pengguna dapat meminta
<details> Mendefinisikan rincian tambahan bahwa pengguna dapat melihat atau menyembunyikan
<summary> Mendefinisikan sebuah judul terlihat untuk elemen <details>
<figure> Menentukan mandiri konten, seperti ilustrasi, diagram, foto, daftar kode, dll
<figcaption> Mendefinisikan sebuah caption untuk elemen <figure>
<footer> Mendefinisikan footer untuk dokumen atau bagian
<header> Mendefinisikan sebuah header untuk dokumen atau bagian
<hgroup> Grup seperangkat <h1> untuk elemen <h6> ketika pos memiliki beberapa tingkat
<mark> Mendefinisikan teks ditandai / disorot
<meter> Mendefinisikan pengukuran skalar dalam kisaran dikenal (gauge)
<nav> Mendefinisikan navigasi link
<progress> Merupakan kemajuan tugas
<ruby> Mendefinisikan sebuah penjelasan ruby (untuk tipografi Asia Timur)
<rt> Mendefinisikan sebuah penjelasan / pengucapan karakter (untuk tipografi Asia Timur)
<rp> Mendefinisikan apa yang harus ditampilkan di browser yang tidak mendukung penjelasan ruby
<section> Mendefinisikan sebuah bagian dalam sebuah dokumen
<time> Mendefinisikan tanggal / waktu
<wbr> Mendefinisikan sebuah kemungkinan garis-break
<audio> Mendefinisikan isi suara
<video> Mendefinisikan sebuah video atau film
<source> Mendefinisikan beberapa sumber daya media untuk <video> dan <audio>
<embed> Mendefinisikan sebuah wadah untuk aplikasi luar atau konten interaktif (plug-in)
<track> Mendefinisikan trek teks untuk <video> dan <audio>
<canvas> Digunakan untuk menggambar grafik, dengan cepat, melalui scripting (JavaScript biasanya)
<datalist> Menentukan daftar yang telah ditentukan pilihan untuk kontrol input
<keygen> Mendefinisikan sebuah field kunci-pasangan generator (untuk bentuk)
<output> Mendefinisikan hasil perhitungan

5.      Tujuan dibuatnya HTML5 antara lain :
·         Fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM , dan JavaScript
·         Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal (seperti Flash)
·         Penanganan kesalahan yang lebih baik
·         Lebih banyak markup untuk menggantikan scripting
·         HTML5 merupakan perangkat mandiri

6.      Fitur baru dalam HTML5 :
·         Unsur kanvas untuk menggambar
·         Video dan elemen audio untuk media pemutaran
·         Dukungan yang lebih baik untuk penyimpanan secara offline
·         Elemen  konten yang  lebih  spesifik, seperti  artikel, footer, header,
navigation, section
·         Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal, waktu, e-mail, URL, search

7.      Beberapa kelebihan yang dijanjikan pada HTML5 :
·         Dapat ditulis dalam sintaks HTML5 (dengan tipe media text/HTML) danXML
·         Integrasi yang lebih baik dengan aplikasi situs dan pemrosesannya
·         Integrasi (“inline”) dengan doctype yang lebih sederhana
·         Penulisan kode yang lebih efisien
·         Konten yang ada di situs lebih mudah terindeks oleh search engine

8.      Fungsi dari HTML5 :
Secara umum, fungsi HTML5 adalah untuk mengelola serangkaian data dan informasi sehingga suatu dokumen dapat diakses dan ditampilkan di Internet melalui layanan web.

Fungsi HTML
5 yang lebih spesifik yaitu :
·         Membuat halaman web
·         Menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet
·         Membuat link menuju halaman web lain dengan kode tertentu (hypertext)
·         Membentuk tata letak dokumen, dalam hal ini menentukan jenis huruf, gambar, dan komponen dokumen lainnya
·         Menentukan hubungan ke dokumen lain, HTML5 merupakan suatu bahasa komputer yang termasuk dalam katagori SGML (Standard Generalized Markup Language) dimana bentuknya merupakan file standar ASCII yang berisi kode-kode untuk mengatur dokumen
·         Menentukan ukuran dan alur tulisan
·         Mengintegerasikan gambar dengan tulisan
·         Membuat Pranala
·         Mengintegerasikan berkas suara dan rekaman gambar hidup
·         Membuat form interaktif
·         Kita dapat menampilkan suatu kelompok kata dalam beberapa ukuran yang dapat digunakan untuk judul, heading dan sebagainya
·         Kita dapat menampilkan tulisan dalam bentuk cetakan tebal
·         Kita dapat menampilkan sekelompok kata dalam bentuk miring
·         Kita dapat menampilkan naskah dalam bentuk huruf yang miring dengan hasil ketikan mesin ketik
·         Kita dapat mengubah-ubah ukuran tulisan untuk suatu karakter tertentu.

9.      Kegunaan HTML5
 Dengan menggunakan HTML5 anda dapat membuat antara lain :

a.              Membuat link
Konsep hypertext pada HTML5 memungkinkan kita untuk membuat link pada suatu kelompok kata atau frase untuk menuju ke bagian manapun dalam World Wide Web. Ada tiga macam link yang dapat kita gunakan :
- Link menuju bagian lain dari page
- Link menuju page lain dalam satu web site
- Link menuju resource atau web site yang berbeda

b.      Memodifikasi format teks
Penggunaan HTML5 memungkinkan kita untuk memodifikasi tampilan atau format dokumen yang akan kita transmisikan melalui media Internet. Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam menentukan format dokumen ini adalah :
·         Kita dapat menampilkan suatu kelompok kata dalam beberapa ukuran yang dapat digunakan untuk judul, heading dan sebagainya
·         Kita dapat menampilkan teks dalam bentuk cetakan tebal
·         Kita dapat menampilkan sekelompok kata dalam bentuk miring
·         Kita dapat menampilkan naskah dalam bentuk huruf yang mirip dengan hasil ketikan mesin ketik
·         Kita dapat mengubah-ubah ukuran font untuk suatu karakter tertentu

c.      Menampilkan daftar sesuatu dalam bentuk point-point (item)
Dengan HTML5 kita dapat menampilkan daftar atau deretan informasi dalam bentuk point-point sehingga lebih mudah dibaca dan dipahami Membuat link.
Konsep hypertext pada HTML5 memungkinkan kita untuk membuat link pada suatu kelompok kata atau frase untuk menuju ke bagian manapun dalam World Wide Web.
Ada tiga macam link yang dapat kita gunakan :
1.      Link menuju bagian lain dari page
2.      Link menuju page lain dalam satu web site
3.      Link menuju resource atau web site yang berbeda

d.      Menyisipkan citra
Dengan menyisipkan citra maka tampilan page kita akan lebih menarik, interaktif dan informatif untuk mendukung data-data lainnya dalam bentuk teks.
e.       Menampilkan informasi dalam bentuk tabel
Penampilan informasi dalam bentuk tabel ini akan mempermudah pembaca untuk memahami informasi yang kita tawarkan. Penggunaan tabel ini juga dapat dilakukan untuk menambah nilai estetika dari page yang akan kita rancang.

10.       Bahasa-Bahasa Pemprograman HTML5

Bahasa HTML5 adalah bahasa yang digunakan untuk membangun sebuah website atau blog. Bahasa HTML5 yang mempunyai kepanjangan Hyper Text Markup merupakan bahasa yang paling dasar dalam pemrograman sebuah website atau blog dan juga bahasa yang paling mudah dipelajari atau di aplikasikan dalam pemubuatan website atau blog. Tidak hanya pembuatan website atau blog saja, bahasa HTML5 juga terkadang dapat digunakan untuk pembuatan bagian perangkat lunak (software) tertentu.

Tutorial singkat ini mengenai beberapa bahasa pemrograman web:
1. Hyper Text Markup Language (HTML5)
—–> Ekstensi file: .html, .htm, .html4
Bahasa HTML5 adalah bahasa yang sederhana dan hanya memiliki sedikit kesulitan. Bahasa yang merupakan dasar dari framework Internet ini ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1989. Hampir setiap situs web menggunakan bahasa ini, entah sekedar menampilkan texs, animasi, tampilan grafis ataupun suara.
Bahasa HTML5 sebenarnya berasal dari bahasa lama yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language). Namun perkembangan HTML5 sudah dimulai sejak kurang lebih 10 tahun bahasa tersebut diperkenalkan.

Berikut ini struktur dasar bahasa HTML5:
<HTML5> Tanda bagi browser untuk mengenali bahea itu adalah bahasa html5.
<HEAD> Informasi header halaman. Di dalam tag inilah kita bisa meletakkan tag-tag TITLE, BASE, ISINDEX, LINK, SCRIPT, STYLE & META.
<TITLE> Sebagai judul halaman. Text yang anda letakkan didalam tag ini akan muncul pada title bar (Bagian paling atas browser).
<BODY> Di dalam bagian inilah semua atribut diletakkan seperti Font, bgcolor, background dll..

Berikut ini contoh halaman web sederhana:
<HTML5>
<HEAD>
<TITLE>Hallo dunia</TITLE>
</HEAD>
<BODY bgcolor=”#000000″ background=”images/dark.gif” text=”aqua”>
<p align=”Justify”>Ini contoh halaman web</p>
</BODY>
</HTML5>

2. Dynamic HTML5 (DHTML)
—–> Ekstensi file: .dhtml
DHTML adalah bahasa yang bisa diakses dan dimodifikasi oleh bahasa script seperti Vbscript, Javascript. DHTML sering dimanfaatkan untuk menampilkan animasi-animasi seperti efek text, perubahan warna, dan lain sebagainya (bahkan untuk game!!). Bahasa ini sering juga disebut sebagai versi objek dari HTML5.

3. eXtensible Markup Language (XML)
—–> Ekstensi File: .xml
XML adalah bahasa yang sifatnya lebih terbatas daripada elemen-elemen HTML5. Dengan XML, orang bisa menentukan elemen-elemennya sendiri lalu kemudian mengembangkannya.
Menentukan elemennya sendiri? Yeah, semuanya berpusat pada Document Type Definitions atau biasa disingkat DTD. DTD-lah yang telah menentukan tag awal dan tag akhir dari suatu file XML sehingga data yang ditampilkan dapat dipahami.

3.      XHTML
—–> Ekstensi File: .XHTML
Bahasa ini masih dalam pengembangan. XHTML merupakan gabungan dari bahasa HTML dan XML. Seperti halnya XML, bahasa ini juga masih tergolong baru namun diramalkan akan sangat berperan dalam mewarnai dunia web di masa depan. Info selengkapnya mengenai bahasa ini bisa kamu temukan di www.w3r.org.

5. Personal Home Page (PHP)
—–> Ekstensi File: .php, php3, atau tanpa ekstensi
PHP ditulis oleh Rasmus Lerdorf yang pada awalnya ia gunakan untuk mencatat jumlah pengunjung situs yang membuka halaman resumenya. Ia kemudian menulis ulang kode-kodenya dengan bahasa C yang kemudian menjadikan bahasa itu menjadi lebih kaya kemampuan.
Barulah setelah itu banyak bermunculan tokoh-tokoh yang berjasa dalam perkembangan PHP seperti Zeev Suraski dan Andi Gutmans yang menulis kembali parsing Engine unuk menciptakan PHP versi 3. PHP kemudian menjadi modul Apache yang paling sering digunakan. Berikut ini contoh script PHP yang akan menampilkan text Hallo Dunia.
<html>
<head>
<title>PHP menampilkan Halo Dunia</title>
</head>
<?php
echo “<br><br><h1>Hallo dunia<br><br></h1>”;
?>
</html>





6. CGI (Common Gateway Interface)
—–> Ekstensi File: .cgi, .pl
CGI (Common Gateway Interface) merupakan standar Internet tertua dan paling berkembang sebagai suatu alat lewatnya informasi dari web server ke suatu program dan mengembalikan hasilnya ke browser.
Suatu program CGI dapat ditulis dengan bahasa-bahasa berikut:
- Perl
- Java
- C, C++
- Script-script UNIX
- Visual Basic
- MacOS atau AppleScript
Karena itulah CGI sebenarnya kurang tepat jika dikategorikan sebagai bahasa karena program CGI sendiri dapat ditulis menggunakan beragam bahasa.

7. PERL (Practical Extraction and Report Language)
—–> Ekstensi File: .pl atau bisa apa saja
PERL merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang ditemukan oleh Larry Wall (1987). PERL memiliki kemampuan untuk dapat diterapkan pada hampir semua jenis Operating System dan yang terpenting, perl bisa didapatkan secara GRATIS!!
Pada Web, eksekusi perl biasa dijalankan dengan CGI (Common Gateway Interface) sebagai mkanisme untuk menampilkan output text ke browser. Lebih jauh tentang Perl dan keamanannya dapat anda temukan di www.w3.org.
8. ColdFusion
—–> Ekstensi File: .cfm
Coldfusion adalah sistem pengembangan aplikasi yang dikembangkan oleh Alaire. Komponen utama Coldfusion adalah:
1) ColdFusion Application Server
2) ColdFusion Markup Language
3) ColdFusion Studio
File-file CFM disimpan dalam bentuk plain text, sama halnya seperti PERL dan PHP sehingga siapapun dapat melihat isinya. Informasi lanjut tentang ColdFusion dapat ditemukan di www.alaire.com.

9. ASP (Active Server Page)
—–> Ekstensi file: .asp
ASP diciptakan khusus bagi server IIS milik microsoft. Bahasa ini merupakan bahasa pemrograman web yang dinamis. ASP dapat digunakan untuk mengeksekusi beragam request terhadap suatu database atau perintah-perintah pada system lokal.
Berikut contoh sederhana berikut yang akan menampilkan tanggal dan jam pada sebuah halaman web untuk server-side:
<%@ language=”VBSCRIPT” %>
<html>
<body>
<h1>Tanggal:</h1>
<% =date %>
<h1>Jam</h1>
<% =time %>
</body>
</html>
Sedangkan fungsi yang sama pada Client-Side:
<html>
<body>
<script type=”text/vbscript”>
document.write(“<h1>Tanggal:</h1>”)
document.write(“<br>” & date() & “<br>)
document.write(“<h1>Jam:</h1>”)
document.write(“<br>” & time() & “<br>)
</script>
<body>
</html>

10. JAVA
—–> Ekstensi File: Tidak ada
Baca artikel sebelumnya tentang sejarah Java untuk berkenalan dengan bahasa ini.
11. JHTML
—–> Ekstensi File: .jhtml
Bahasa standard JavaSoft keluaran SUN yang dicptakan untuk mengikutsertakan Java dalam sebuah file HTML5 ini memiliki tag tersendiri yang diproses sebelum mengirimkan output pada browser. JHTML hampir mirip dengan HTML5, hanya saja memiliki tambahan tag <Java> . Berikut contoh sangat-sangat sederhana dari kode JHTML yang akan mengeluarkan tampilan “Hallo Dunia, Saya datang dari cyber”
<Java>
out.print(“Hallo Dunia, Saya datang dari cyber”);
</java>

11.  Implementasi HTML5 :
5 eksperimen yang sejauh saya temukan adalah yang paling menarik :
1.       Snow Stack
Sebuah demo galeri foto berkelas.  Seperti semua contoh 3D CSS, hal ini memerlukan browser Safari versi terbaru. Google Chrome saat ini tidak mendukung transformasi 3D.
2.      Canvasmol


Demo HTML5 lain menggunakan kanvas, ia memperlihatkan kepada Anda beberapa molekul dalam rotasi.
Video berputar, klik di mana saja pada video tersebut, gambar akan terurai dengan pusat pada daerah yang diklik dan beberapa saat kemudian akan kembali lagi seperti semula. Hal ini sangat eksperimental dan sulit untuk melihat bagaimana pemanfaatannya.
Google membuat Quake, sebuah game yang populer tahun 90-an dan membutuhkan sumber daya yang besar di masanya itu, mampu dimainkan hanya dengan menggunakan browser. Google mengembangkannya dari Jake2, port Quake II ke Java, kemudian memanfaatkan Google Web Toolkit dan sejumlah teknologi lainnya.
Sebuah eksperimen yang menampilkan 100 tweets terkait dengan HTML5 dan menampilkan mereka menggunakan mesin berbasis partikel javascript. Setiap partikel mewakili sebuah tweet – klik pada salah satu dari mereka dan tweet akan muncul di layar.











BAB III
PENUTUP
A.      Simpulan
Dalam pembuatan website, dikenal dua komponen penting yaitu www dan HTML5. Dimana www merupakan suatu protokol standar dari internet, sedangkan HTML5 merupakan script atau program standar yang dijalankan oleh www atau internet. Proyek HTML5 ini dibuat dengan menggunakan media web editor notepad.
Di dalam HTML5  terdapat dua bagian dokumen yaitu bagian kepala (head) dan bagian tubuh (body). Pembuatan proyek web/HTML5 sekolah dengan menggunakan notepad ini dimulai dengan pembuatan bahasa HTML5 dalam notepad. Yang kemudian untuk setiap baris dalam proyek ini selalu dibuat dengan bahasa HTML5 tersendiri sesuai dengan apa yang akan kita buat.
B.       Saran
Bagi para pemula, pembuatan web/HTML5 merupakan dasar yang penting sehingga dapat membantu ketika kita memulai sebuah proyek web tanpa menggunakan cara yang praktis.




Referensi :
5.    cari buku di internet,perpustakaan